wawanhar

Mampir NgeNet Pemalang

Stressnya Sang Bintang Moto GP


Putaran Moto GP kembali akan di gelar pada hari ini (dini hari nanti). Moto GP 2012 akan digelar perdana di sirkuit Losail Qatar. Babak kualifikasi sudah di gelar dengan hasil Lorenzo sebagai peraih pole position. Lalu dimanakah posisi sang juara dunia tujuh kali di kelas primer Moto GP?  Ya…lagi-lagi rossi gagal untuk menampilkan yang terbaik untuk menggeber kuda besinya. Dalam kualifikasi rossi hanya menempati baris ke empat (posisi ke-12). Sebuah posisi yang jauh dari ekspektasi seorang sang bintang sekaliber Rossi.

Yang lebih memprihatinkan lagi, rossi menjadi yang terlambat di antara tim-tim pabrikan dan hanya lebih cepat dari tim-tim CRT (Tim Baru, yang kualitas mesinnya di atas kertas jauh dibandingkan tim pabrikan). Rossi tertinggal hampir dua detik dari peraih pole position. Bahkan lebih lambat hampir satu detik dari rekan setimnya, Nicky Hayden.

Kondisi tersebut membuat rossi cemas, kuatir dan stress. Karena berbagai macam setingan dan inovasi sudah dilakukan tetapi belum juga menghasilkan motor yang dapat dihandalkan untuk bersaing di garis depan. Jangan bersaing dengan pembalap papan atas saat ini, seperti Stoner, Lorenzo, Pedrosa dan Spies, untuk bertarung di grid kedua saja cukup berat. bahkan sebelum kualifikasi Rossi hanya mengincar posisi enam besar dalam balapan.

“Saya tidak yakin apa yang kami harapkan dari lomba tapi sebenarnya saya berharap bisa berbuat lebih baik lagi,” kata Rossi seperti dikutip dari Autosport, Minggu (9/4/2012).

“Saya sangat jauh dari target yang ditetapkan mengingat problem yang kami miliki malah bertambah buruk,” jelas Rossi.

“Ini sangat aneh karena kami hanya membuat perubahan kecil dari yang kemarin, tapi saya merasa sangat berbeda. Setelah kami kembali ke pengaturan kemarin, saya menjadi lebih cepat. Tapi itu ternyata masih belum cukup untuk meningkatkan hasil secara signifikan,” aku  Rossi.

Melihat kondisi yang seperti itu, rossi saat sekarang sedang mencari data setingan dari Hayden yang telah berhasil memacu motornya jauh lebih cepat dari dirinya. Tidak biasanya seorang rossi menyontek data dari rider lain. Mungkin inilah tanda bahwa sang binta mulai redup seiring dengan bertambah usia yang semakin tua.

Namun Rossi adalah Rossi, seorang rider yang sudah diakui penuh dengan talenta dan banyak sensasi. Dalam catatan banyak tertulis bahwa dalam balapan, bisa saja rossi start dari posisi belakang tapi di akhir balapan bisa mencapai podium bahkan juara. Yah tapi itu dulu saat masih berada dalam tim pabrikan dari Jepang. Sekarang akankah itu hanya tinggal kenangan? Sudah terbukti satu musim yang lalu, rossi sangat terpuruk, bahkan dalam sepanjang karirnya di kelas primer, meraih posisi paling buruk.

Akankah rossi mampu menjinakkan Ducati? ataukah “DUCAHATI” selalu jadi sahabat saat sekarang? Kita tunggu saja tanggal mainnya?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: